Israel Caplok Lahan di Tepi Barat

Israel kembali melakukan agresi dengan merampok lahan seluas 400 ha di Blok Pemukiman Etzion dekat kota Bethlehem. Perampokan lahan ini adalah yang terbesar setelah 30 tahun terakhir ini. Menurut radio Israel lahan tersebut adalah lahan milik Negara Israel. Sikap Israel mencaplok lahan ini sebagai respon atas penculikan dan pembunuhan 3 remaja Israel di wilayah tersebut pada bulan juni 2014 yang lalu. Ketegangan akibat insiden pembunuhan itu telah menyebabkan meletusnya perang 7 pekan dan baru berakhir tanggal 19 agustus yang lalu melalui mediasi Negara Mesir.

Petinggi Peace Now, salah satu LSM Israel, Hagit Oprand, memperkirakan perampasan tanah akan terus berlanjut. Apa lagi Perdana Menteri Israel sekarang, Benjamin Netanyahu dikenal paling rajin merampok tanah Palestina. Sampai saat ini Israel menuai kecaman internasional menyangkut perampokan tanah dan pembangunan pemukiman illegal.

Pemerintah Amerika Serikat meminta anak emasnya, Israel untuk membatalkan pengambilan alih lahan di Etzion. Menurut seorang pejabat Departemen Luar Negeri As: “langkah Israel ini bertentangan dengan upaya perdamaian antara dua Negara Israel dan Palestina. Perbedaan pandang ini merupakan perbedaan terbaru antara Washington dan Tel Aviv.

Kini, 500 ribu warga Israel telah hidup di tengah-tengah warga Palestina yang hanya berjumlah 2.4 juta orang di Tepi barat Yerusalem Timur.

Saeb Erekat meminta masyarakat Internasional bertindak dan menyatakan bahwa Israel adalah penjahat perang.

Wallahu ‘Alam

Share this post