Pengadilan Tinggi: Israil Wajib Kembalikan Lahan Palestina

Berdasarkan data dokumen negara Israil, negara tersebut sudah 33 tahun lamanya menduduki tanah Tepi Barat. Seluas  33 % dari tanah tersebut diberikan kepada penduduk Yahudi dan hanya 0,7% untuk warga Palestina. Sedangkan menurut data resmi pemerintah negara Palestina, Israil telah merampas sebanyak 774 desa dan kota milik warga Palestina. Israil juga telah menghancurkan sebanyak  531 kawasan milik Palestina dan melakukan 70 kali pembantaian bersenjata di wilayah itu. Lebih dari 15.000 nyawa warga Palestina telah melayang secara mengenaskan. Pada tahun 2012 yang lalu, kawasan yang dijajah Israil di tepi barat mencapai 482 wilayah. Sedangkan jumlah pemukim Yahudi di wilayah tersebut pada tahun 2011 yang lalu sebanyak 537.000 jiwa.

Pengadilan Tinggi dan Kementerian Kehakiman Israil baru-baru ini telah memutuskan sebuah keputusan penting di mana pemerintah Israil wajib mengembalikan 4 wilayah milik palestina di Tepi Barat yang selama ini mereka duduki. Demikian pengacara LSM Yesh Din, Shlomo Zacharia kepada harian edisi online, Haaretz, pada hari ahad 19 Mei 2013 yang lalu. Dia menegaskan bahwa wilayah tersebut sudah dirampas selama 35 tahun dari pemiliknya yang sah, yakni warga palestina.

Adapun keempat  wilayah yang wajib dikembalikan yaitu, Homesh, Ganim, Kalim,  dan Nur. Namun proses pengembalian tampaknya berlangsung alot. Walaupun pemukimam tersebut sudah dihancurkan, kenyataannya, sejumlah warga Yahudi sayap kanan tetap ngotot mempertahankannya. Padahal, sebenarnya wilayah-wilayah ini sudah kosong dari penduduk sejak tahun 2005 yang lalu. Tetapi warga Palestina tetap tidak dapat memasukinya karena dilarang oleh militer Israil. Dengan keluarnya keputusan terbaru ini, maka warga Yahudi semestinya tidak dapat mendudukinya kembali. Demikian seperti yang dilansir oleh Jerusalem post.

Wilayah Homesh seluas 173 hektar itu telah direbut oleh militer Israil secara paksa pada tahun 1978 yang lalu.

Semoga keputusan tersebut dihormati oleh negara Zionis dan para penduduknya!

Wallahu A’lam

Share this post